Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh komposisi agregat kasar dan agregat sedang terhadap kuat tekan variasi komposisi aspal. Agregat merupakan komponen utama dalam pencampuran aspal yang sangat mempengaruhi stabilitas dan daya tahan dalam perkerasan jalan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan komposisi agregat kasar dengan agregat sedang sebesar 40%:26%, 38%:28%, 36%:30%, 34%:32%, dan 32%:34%, sedangkan untuk agregat halus dibuat tetap sebesar 34%. Sampel campuran aspal diuji menggunakan alat Marshall Test untuk dapat mengetahui nilai kuat tekan setiap variasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dari komposisi agregat dapat mempengaruhi kuat tekan campuran aspal. Variasi dengan komposisi agregat kasar 38% dan agregat sedang 28% menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 790 kgf, sedangkan nilai terendah diperoleh pada variasi agregat kasar 32% dan agregat sedang 34% sebesar 600 kgf. Komposisi agregat yang seimbang mampu membentuk suatu struktur campuran yang lebih padat, stabil, dan memiliki daya ikat yang baik sehingga dapat meningkatkan kualitas perkerasan jalan.
Copyrights © 2026