Aspal sebagai material utuma dalam kontruksi jalan memiliki keterbatasan terhadap pengaruh air, suhu, dan beban lalu lintas berulang yang dapat menurunkan kinerja mekanisnya. Parameter penting untuk menilai kinerja tersebut adalah kuat tekan, yang menggambarkan kemampuan aspal untuk menahan beban tanpa mengalami deformasi atau kerusakan struktur. Studi ini mengkaji pendekatan inovatif berbasis teknologi bioteknologi melalui pemanfaatan bakteri sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kuat tekan aspal. Dua jenis bakteri yang digunakan, adalah Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus, dipilih berdasarkan perbedaan karakteristik biologisnya, khususnya dalam menghasilkan biofilm dan ekspolisakarida (EPS) yang berpotensi mempengaruh stuktur internal aspal. Metode studi ini dilakukan secara eksperimental dilabortorium dengan mengaplikasikan bakteri pada aspal pen 60/70. Pengujian ini difokuskan pada parameter kuat tekan untuk mengetahui pengaruh penambahan bakteri terhadap peningkatan kekuatan mekanis aspal. Dari studi yang sudah dilakukan diperoleh hasil bahwa bakteri yang paling signifikan dalam menaikan kuat tekan aspal adalah bakteri Escherichia Coli. Hasil studi ini diharapkan dapat menunjukkan perbedaan efektivitas kedua jenis bakteri dalam meningkatkan nilai kuat tekan aspal. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan material perkerasan jalan yang memiliki kekuatan lebih baik dan umur pakai lebih panjang, serta membuka peluang pemamfaatan teknologi bioaspal dalam skala yang lebih luas.
Copyrights © 2026