Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Nahdlatul Ulama dalam pengembangan kajian hadis di Indonesia melalui pendekatan analisis literatur. Kajian hadis sebagai salah satu disiplin utama dalam studi Islam mengalami perkembangan yang tidak merata dibandingkan dengan bidang keilmuan lainnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti keterbatasan akses terhadap literatur hadis klasik, minimnya tenaga ahli, serta dominasi pendekatan fikih dalam praktik keagamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber dari artikel jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan kajian hadis di Indonesia, terutama melalui sistem pendidikan pesantren yang berbasis sanad, praktik keagamaan yang mengintegrasikan hadis dalam kehidupan masyarakat, serta pendekatan pemahaman hadis yang kontekstual dan moderat. Selain itu, NU juga berperan dalam pengembangan kajian hadis secara akademik melalui lembaga pendidikan tinggi dan forum diskusi keagamaan seperti bahtsul masail. Kontribusi tersebut menjadi solusi atas berbagai permasalahan dalam kajian hadis, seperti keterbatasan metodologi dan rendahnya literasi hadis di masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa Nahdlatul Ulama tidak hanya berperan dalam pelestarian tradisi keilmuan hadis, tetapi juga dalam inovasi metodologis yang menjadikan kajian hadis lebih relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, peran NU sangat penting dalam membentuk kajian hadis yang moderat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026