Pariwisata Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan pascapandemi, menuntut kesiapan infrastruktur komunikasi publik di kawasan wisata, termasuk papan informasi yang mampu melayani pengunjung dari berbagai latar belakang bahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lanskap linguistik pada papan informasi wisata di destinasi unggulan Indonesia, menganalisis pola distribusi dan hierarki penggunaan Bahasa Indonesia serta bahasa asing, serta menginterpretasikan maknanya secara sosiolinguistik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui dokumentasi dan analisis papan informasi resmi di kawasan wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia mendominasi ruang publik wisata, sementara kehadiran bahasa asing masih terbatas dan tidak konsisten. Kondisi ini berdampak pada inklusivitas komunikasi bagi wisatawan mancanegara. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan standar penulisan papan informasi yang komunikatif, akurat, dan berperspektif pengunjung lintas budaya guna meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia di tingkat global.
Copyrights © 2026