Penelitian ini di lakukan untuk menggambarkan penerapan penguatan positif yang berlandasakan teori belajar behavioristik serta mengkaji perubahan motivasi belajar siswa kelas V dalam pembelajaran matematika di SD Negeri 50 Mandau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 25 siswa sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui obsservasi, wawancara, dokumentasi, serta catatan lapangan yang dilaksanakan selama tiga kali pertemuan pembelajaran. Strategi penguatan positif diterapkan melalui pujian verbal, pemberian bintang penghargaan, apresiasi publik, dan penukaran token yang dikaitkan dengan konteks budaya lokal Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari 42,5% menjadi 83,75%. Siswa menjadi lebih fokus, antusias, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penggunaan konteks lokal juga menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan positif berbasis behavioristik efektif meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026