Kemampuan berkomunikasi pada siswa memiliki urgensi yang tinggi mengingat fungsinya sebagai landasan bagi perkembangan aspek sosial mereka saat berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Metode bermain peran merupakan pembelajaran interaktif ini mengharuskan siswa untuk berpartisipasi secara langsung dalam memerankan tokoh atau situasi tertentu sehingga mereka dapat bereksplorasi secara mendalam. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji sejauh mana metode bermain peran memberikan sumbangan terhadap peningkatan kecakapan sosial pada siswa sekolah dasar. Sebuah pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan memanfaatkan teknik triangulasi. Penelitian membuktikan bahwa penerapan metode bermain peran memberikan dampak yang menguntungkan terhadap pertumbuhan sosial siswa yang terlihat melalui keterampilan berkomunikasi secara bersama-sama serta pemahaman terhadap watak tokoh lalu memerankan peran sesuai dengan tugas yang diemban. Pendekatan ini terbukti berhasil dalam menunjang siswa untuk mengerti cara berkolaborasi dan mengendalikan perasaan kemudian menunjukkan rasa peduli serta menjalin komunikasi. Hasil studi tersebut dapat dijadikan acuan oleh para pengajar untuk menyusun kegiatan belajar yang bersifat interaktif.
Copyrights © 2026