Perkembangan perbankan syariah di Indonesia memiliki potensi besar, namun minat menabung mahasiswa sebagai calon nasabah masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dan minat menabung mahasiswa terhadap bank syariah di Kota Bukittinggi, khususnya terkait pemahaman konsep, prinsip operasional, akad, produk, dan faktor yang memengaruhi minat menabung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, kuesioner, dan dokumentasi pada mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memahami bank syariah sebagai lembaga keuangan yang sesuai prinsip Islam, seperti larangan riba dan sistem bagi hasil. Namun, pemahaman terhadap mekanisme operasional dan akad masih belum mendalam. Hal ini membuat minat menabung mahasiswa bersifat positif tetapi belum terealisasi secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah, kualitas layanan, dan akses perbankan syariah untuk mendorong peningkatan minat menabung mahasiswa.
Copyrights © 2026