Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam strategi komunikasi linguistik yang digunakan dalam penyusunan menu restoran fine dining Indonesia sebagai instrumen diplomasi gastronomi. Melalui metode studi literatur sistematis terhadap 32 sumber ilmiah yang diterbitkan dalam rentang 2020–2025, kajian ini menganalisis tiga aspek utama: strategi pemilihan leksikal autentik, konstruksi narasi budaya dalam deskripsi hidangan, dan teknik translasi adaptif dalam menu bilingual. Landasan teori yang digunakan mencakup teori gastrodiplomasi (Chapple-Sokol, 2021), semiotika kuliner (Parasecoli, 2020), dan linguistik terapan menu (Jurafsky & Martin, 2022). Temuan sintesis literatur menunjukkan bahwa penggunaan terminologi bahasa daerah yang kontekstualisasi, narasi historis-kultural, dan strategi foreignization terarah secara konsisten berkontribusi pada peningkatan persepsi positif wisatawan mancanegara terhadap kuliner Indonesia. Penelitian ini menegaskan urgensi integrasi strategi linguistik dalam kebijakan diplomasi gastronomi Indonesia.
Copyrights © 2026