Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikultural di SMA Ki Hajar Dewantoro dalam membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, serta penguatan karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif untuk memahami secara mendalam praktik pendidikan multikultural melalui strategi pembelajaran, kebijakan sekolah, budaya sekolah, dan interaksi sosial antarsiswa. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural di SMA Ki Hajar Dewantoro diimplementasikan melalui integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran, kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), budaya sekolah inklusif, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung interaksi lintas budaya dan agama. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menanamkan nilai demokrasi, kesetaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Selain itu, lingkungan sekolah yang kondusif mendorong siswa untuk membangun komunikasi yang harmonis dan sikap saling menghargai. Meskipun masih ditemukan tantangan berupa perbedaan latar belakang sosial dan pemahaman siswa terhadap keberagaman, sekolah berupaya mengatasinya melalui penguatan pendidikan karakter dan pendekatan kolaboratif. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang toleran, inklusif, dan mampu hidup dalam masyarakat yang majemuk.
Copyrights © 2026