ABSTRAK Tujuan tesis ini adalah untuk menganalisis pengaruh keseimbangan kerja-hidup dan stres kerja terhadap niat berhenti kerja karyawan FIFGROUP Manado, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi, serta memberikan kontribusi teoritis pada literatur manajemen SDM dan praktis bagi perusahaan dalam mengurangi niat berhenti kerja karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh karyawan FIFGROUP Manado berjumlah sekitar 55 orang, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi, dan analisis data dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kerja-hidup tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap niat berhenti kerja, tetapi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap stres kerja, sedangkan stres kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap niat berhenti kerja, dengan stres kerja sepenuhnya memediasi pengaruh keseimbangan kerja-hidup terhadap niat berhenti kerja. Kata kunci: Keseimbangan Kehidupan Kerja, Stres Kerja, Niat Berhenti Kerja
Copyrights © 2026