Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kebun mini berbasis tanaman obat langka dan pangan lokal sebagai inovasi media pembelajaran IPA di SDK Aebubu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dilaksanakan pada tanggal 13 September 2025 dengan subjek penelitian meliputi guru IPA, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan format dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebun mini memberikan dampak positif terhadap pembelajaran IPA. Pertama, motivasi dan semangat belajar siswa meningkat karena pembelajaran berlangsung lebih menyenangkan, kontekstual, dan tidak membosankan. Kedua, variasi tanaman memperluas cakupan materi IPA sehingga kualitas pembelajaran lebih baik. Ketiga, kebun mini memberikan manfaat jangka panjang berupa keterampilan merawat tanaman, penanaman sikap peduli lingkungan, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu, kebun mini berpotensi meningkatkan citra sekolah sebagai sekolah unggulan serta mempererat kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Dengan demikian, kebun mini berbasis tanaman obat langka dan pangan lokal dapat dipandang sebagai inovasi media pembelajaran yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan IPA sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026