Studi ini menganalisis faktor pendukung dan penghambat peran Sekretariat DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik. Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan pimpinan DPRD, anggota, dan pejabat sekretariat, yang dibingkai oleh teori-teori dari Soekanto, Mockler, dan Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekretariat memberikan pelayanan yang cukup baik, bertindak sebagai elemen pendukung administratif, teknis, dan fasilitatif yang strategis dengan menyediakan data, mengelola agenda kerja, dan memfasilitasi pertemuan. Namun, optimalisasi penuh masih belum tercapai karena hambatan kritis, termasuk kualitas sumber daya manusia yang terbatas (50% bukan pegawai negeri sipil), sistem informasi yang suboptimal, koordinasi kelembagaan yang lemah, dan disiplin yang rendah di antara anggota dewan. Untuk meningkatkannya, studi ini merekomendasikan peningkatan kapasitas kelembagaan Sekretariat, peningkatan sistem pendukung berbasis teknologi informasi, dan penguatan sinergi pemangku kepentingan untuk secara efektif memperkuat pengawasan DPRD dan meningkatkan pelayanan publik daerah.
Copyrights © 2026