Keselamatan pasien (patient safety) merupakan komponen penting dalam mutu pelayanan kesehatan dan kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa keperawatan selama praktik klinik. Efektivitas pembimbing klinik berperan dalam membentuk perilaku keselamatan pasien melalui fungsi edukatif dan keteladanan profesional. Persepsi mahasiswa terhadap kualitas pembimbingan klinik diduga memengaruhi kepatuhan dalam penerapan prinsip keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap efektivitas pembimbing klinik berdasarkan Nursing Clinical Teacher Effectiveness Inventory (NCTEI) dengan implementasi patient safety pada praktik klinik mahasiswa keperawatan Universitas Mega Buana Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 111 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner NCTEI dan kuesioner implementasi patient safety, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman Rank. Implementasi patient safety sebagian besar berada pada kategori baik (84,7%), sementara 15,3% berada pada kategori cukup. Persepsi mahasiswa terhadap efektivitas pembimbing klinik pada seluruh dimensi NCTEI juga tergolong baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi mahasiswa terhadap efektivitas pembimbing klinik dan implementasi patient safety (p < 0,05), meskipun tingkat keeratan hubungan relatif lemah, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Efektivitas pembimbing klinik berperan sebagai faktor pendukung dalam penerapan patient safety oleh mahasiswa keperawatan, yang juga dipengaruhi oleh budaya keselamatan pasien, sistem pelayanan kesehatan, pengalaman klinik, dan lingkungan pembelajaran.
Copyrights © 2026