Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang pesat membuat remaja awal semakin aktif menggunakan media sosial. Namun di sisi lain penggunaan media sosial juga menimbulkan masalah, antara lain cyberbullying. Siswa MTs Al-Mukhlashin Ambon termasuk generasi digital native yang masih dalam tahap perkembangan emosional yang belum stabil, sehingga rentan terhadap perilaku perundungan digital, baik sebagai pelaku maupun korban. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk (1) meningkatkan pemahaman siswa tentang apa itu cyberbullying dan bagaimana itu terjadi; (2) mendorong penggunaan media sosial secara bijak, etis dan bertanggungjawab; dan (3) menanamkan sikap empati dan perilaku positif dalam berinteraksi di dunia digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi eduaktif, diskusi interaktif, studi kasus dan kampanye pesan positif (Just Share Positifity). Peserta kegiatan adalah siswa kelas VIII MTs Al-Mukhlashin Ambon. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta mampu mengidentifikasi jenis cyberbullying dan efeknya. Siswa juga lebih terlibat dalam diskusi dan tanya jawab serta berkomitmen untuk menerapkan prinsip "Just Share Positivity" dalam penggunaan media sosial sehari-hari. Terbukti bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini efektif sebagai upaya pencegahan cyberbullying sekaligus membangun budaya digital yang sehat di lingkungan Madrasah berdasarkan prinsip moral dan etika.
Copyrights © 2026