Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep lingkungan dalam Al-Qur’an serta mengkaji integrasinya dengan literasi informasi di perpustakaan sebagai upaya penguatan kesadaran ekologis masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi (content analysis) terhadap sejumlah ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan lingkungan hidup, seperti konsep mīzān (keseimbangan), khalifah, fasād (kerusakan), dan pelestarian alam. Analisis dilakukan melalui pendekatan tafsir tematik dengan memanfaatkan literatur tafsir klasik dan kontemporer, kajian ekoteologi Islam, serta sumber ilmiah mengenai literasi informasi perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep lingkungan dalam Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai ajaran normatif, tetapi juga membentuk kerangka etika ekologis yang menempatkan manusia sebagai subjek yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan alam. Dalam perspektif literasi informasi, perpustakaan berfungsi sebagai ruang edukasi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani dengan penyediaan informasi lingkungan melalui koleksi, program literasi, dan diseminasi pengetahuan berbasis keberlanjutan. Penelitian ini menawarkan kontribusi berupa model integrasi literasi informasi berbasis nilai Qur’ani yang menempatkan perpustakaan tidak hanya sebagai pusat informasi ilmiah, tetapi juga sebagai media transformasi nilai spiritual dan moral dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2026