Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya karakter disiplin siswa sekolah dasar, khususnya pada siswa kelas V di SD Negeri 79 Kota Bengkulu yang ditunjukkan melalui perilaku seperti kurang patuh terhadap aturan, keterlambatan, dan rendahnya tanggung jawab dalam pembelajaran. Permasalahan ini diduga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah yang belum optimal dalam mendukung pembentukan karakter disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan desain korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 29 siswa dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan orang tua dan lingkungan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. Secara parsial pola pengasuhan orang tua berpengaruh signifikan dengan nilai thitung 3,45 ttabel 2,056, sedangkan lingkungan sekolah juga berpengaruh signifikan dengan nilai thitung 3,12 ttabel 2,056. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 18,72 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,58 menunjukkan bahwa 58% karakter disiplin siswa dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pola asuh orang tua dan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin siswa. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan pembiasaan disiplin melalui keteladanan, aturan yang konsisten, serta lingkungan yang kondusif.
Copyrights © 2026