TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
Vol. 6 No. 2 (2026)

REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS NILAI TABAYYUN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK LITERASI DIGITAL KRITIS PELAJAR SMP

Azura, Raiham Noor (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 May 2026

Abstract

The development of digital technology requires students to possess critical digital literacy skills to navigate the massive and often unverified flow of information. However, efforts to strengthen digital literacy in education still tend to emphasize technical aspects and have not fully integrated Islamic values from an epistemological perspective. This study aims to reconstruct the value of tabayyun in Islamic Religious Education as an epistemological foundation for developing critical digital literacy among junior high school students. This research employs a qualitative method with a philosophical conceptual approach, grounded in a literature review and primary data from the Qur’an and relevant scientific literature published between 2020 and 2026. The research procedure includes data collection, selection, organization, and analysis using content analysis techniques. The findings indicate that tabayyun functions not only as an ethical value but also as an epistemological mechanism for verifying, analyzing, and evaluating information. This reconstruction demonstrates that tabayyun aligns with the principles of critical digital literacy and can be operationalized as a framework for filtering digital information. Therefore, integrating tabayyun into Islamic Religious Education has the potential to strengthen students’ critical thinking skills in responding to digital information rationally and responsibly. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital menuntut pelajar untuk memiliki keterampilan literasi digital kritis guna menavigasi arus informasi yang masif dan seringkali tidak terverifikasi. Namun, upaya untuk memperkuat literasi digital dalam pendidikan masih cenderung menekankan aspek teknis dan belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam dari perspektif epistemologis. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi nilai tabayyun dalam Pendidikan Agama Islam sebagai landasan epistemologis untuk mengembangkan literasi digital kritis di kalangan pelajar SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filosofis konseptual, yang didasarkan pada tinjauan pustaka dan data primer dari Al-Qur’an dan literatur ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan, seleksi, pengorganisasian, dan analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun berfungsi tidak hanya sebagai nilai etika tetapi juga sebagai mekanisme epistemologis untuk memverifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Rekonstruksi ini menunjukkan bahwa tabayyun selaras dengan prinsip-prinsip literasi digital kritis dan dapat dioperasionalkan sebagai kerangka kerja untuk menyaring informasi digital. Oleh karena itu, mengintegrasikan tabayyun ke dalam Pendidikan Agama Islam berpotensi memperkuat kemampuan berpikir kritis pelajar dalam menanggapi informasi digital secara rasional dan bertanggung jawab.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teacher

Publisher

Subject

Education Other

Description

TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain ...