Perkembangan teknologi di sektor pertanian telah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Inovasi seperti alat mekanisasi pertanian, sistem irigasi modern, serta aplikasi berbasis digital telah diadopsi secara luas dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produktivitas pertanian sebelum dan sesudah penerapan teknologi pertanian, khususnya pada komoditas padi di wilayah Kabupaten X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data primer diperoleh melalui survei terhadap 60 petani yang dibagi dalam dua kelompok: 30 petani yang belum menerapkan teknologi dan 30 petani yang telah menerapkan teknologi selama minimal dua musim tanam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas pertanian setempat. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam produktivitas antara periode sebelum dan sesudah penerapan teknologi, dengan peningkatan rata-rata sebesar 25,4%. Faktor teknologi yang paling berkontribusi terhadap peningkatan ini adalah penggunaan alat panen mekanis dan sistem irigasi tetes. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi pertanian secara langsung berdampak positif terhadap produktivitas hasil tani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan swasta dalam penyuluhan, pelatihan, serta akses pembiayaan agar teknologi pertanian dapat diimplementasikan secara merata dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024