Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Pembelajaran Daring terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Khairunnisa, Atiiqah
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v3i3.993

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran akibat perkembangan teknologi dan pandemi COVID-19 telah mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi pembelajaran daring secara luas. Perubahan ini menuntut mahasiswa untuk menyesuaikan diri, khususnya dalam aspek kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap kemandirian belajar mahasiswa, yang mencakup kemampuan mengatur waktu, inisiatif dalam belajar, tanggung jawab terhadap tugas, serta pencarian dan evaluasi informasi secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel sebanyak 120 mahasiswa dari berbagai program studi diambil secara purposive, dengan kriteria memiliki pengalaman mengikuti pembelajaran daring minimal dua semester. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disusun berdasarkan indikator kemandirian belajar. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson untuk mengukur hubungan antara intensitas pembelajaran daring dan tingkat kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami peningkatan kemandirian belajar selama mengikuti pembelajaran daring. Sebanyak 68% responden menyatakan mampu belajar lebih mandiri karena fleksibilitas waktu dan akses materi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan aktif dalam pembelajaran daring dengan kemandirian belajar mahasiswa (r = 0,62; p < 0,01). Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan interaksi sosial dan kesulitan menjaga motivasi belajar. Kesimpulannya, pembelajaran daring berpotensi mendukung pengembangan kemandirian belajar mahasiswa, asalkan didukung dengan strategi pembelajaran yang efektif dan interaktif.
Analisis Komparatif Produktivitas Pertanian Sebelum Dan Sesudah Penerapan Teknologi Pertanian khairunnisa, atiiqah
JAF: Journal of Agricultural and Farming Vol. 2 No. 2 (2024): JAF: Journal of Agricultural and Farming, September 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jaf.v2i2.1056

Abstract

Perkembangan teknologi di sektor pertanian telah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Inovasi seperti alat mekanisasi pertanian, sistem irigasi modern, serta aplikasi berbasis digital telah diadopsi secara luas dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produktivitas pertanian sebelum dan sesudah penerapan teknologi pertanian, khususnya pada komoditas padi di wilayah Kabupaten X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data primer diperoleh melalui survei terhadap 60 petani yang dibagi dalam dua kelompok: 30 petani yang belum menerapkan teknologi dan 30 petani yang telah menerapkan teknologi selama minimal dua musim tanam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas pertanian setempat. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam produktivitas antara periode sebelum dan sesudah penerapan teknologi, dengan peningkatan rata-rata sebesar 25,4%. Faktor teknologi yang paling berkontribusi terhadap peningkatan ini adalah penggunaan alat panen mekanis dan sistem irigasi tetes. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi pertanian secara langsung berdampak positif terhadap produktivitas hasil tani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan swasta dalam penyuluhan, pelatihan, serta akses pembiayaan agar teknologi pertanian dapat diimplementasikan secara merata dan berkelanjutan.
Keamanan Data Dan Privasi Dalam Layanan Keuangan Digital khairunnisa, atiiqah
JACTA: Journal of Accounting and Tax Vol. 2 No. 1 (2023): JACTA: Journal of Accounting and Tax, July 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jacta.v2i1.1042

Abstract

Pesatnya pertumbuhan layanan keuangan digital, seperti mobile banking, dompet digital, dan platform fintech, telah membawa kemudahan signifikan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Namun, di balik inovasi tersebut, muncul tantangan serius terkait keamanan data dan privasi pengguna. Ancaman seperti peretasan, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data pribadi menjadi isu krusial yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana layanan keuangan digital di Indonesia telah menerapkan prinsip keamanan dan perlindungan privasi data pengguna secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur, observasi terhadap kebijakan privasi pada lima platform keuangan digital populer, serta wawancara dengan ahli keamanan siber dan perwakilan regulator. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, risiko, dan praktik terbaik dalam pengelolaan data pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar platform telah menerapkan teknologi keamanan seperti enkripsi dan autentikasi multi-faktor, masih ditemukan kelemahan dalam transparansi pengelolaan data dan kepatuhan terhadap prinsip perlindungan data pribadi. Selain itu, masih rendahnya literasi digital pengguna turut meningkatkan potensi kebocoran data. Regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dinilai sebagai langkah awal penting, namun pelaksanaannya memerlukan penguatan mekanisme pengawasan dan penegakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan perlindungan data dalam layanan keuangan digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebijakan yang tegas dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan.