Nagari Maek sebagai mitra dalam pengabdian masyarakat ini memiliki permasalahan di bidang wisata. Padahal dukungan sudah diberikan oleh pemerintah kabupaten sejak tahun 2012 dengan menetapkan Nagari Maek sebagai objek wisata sejarah. Meskipun Nagari Maek memiliki ribuan peninggalan sejarah, budaya masyarakat yang unik dan pemandangan alam yang menankjubkan, namun jumlah wisatawan yang berkunjung tidak mengalami peningkatan. Hal utama yang menjadi penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masyarakat, maka dalam program pengabdian masyarakat ini diberikan solusi menjadikan Nagari Maek sebagai Desa Wisata Berkembang melalui peningkatan kualitas pelayanan wisata. Kualitas pelayanan difokuskan pada pelayanan yang diberikan masyrakat dan Pokdarwis terhadap wisatawan yang datang. Pelaksaan dilakukan dengan workshop peningkatan manajemen pokdarwis melalui materi sapta pesona dan pelayanan terhadap wisatawan serta pelatihan pembuatan paket wisata menggunakan canva yang diikuti oleh anggota pokdarwis dan pemilik penginapan dengan jumlah 13 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahun mengenai sapta pesona dan pelayanan dari 68% menjadi 82% dan peningkatan keterampilan penggunaan canva dari 53% menjadi 65% dalam pembuatan paket wisata. Dengan demikian, produk kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh pokdarwis dalam bentuk mempromosikan aset wisata dan sebagai dokumen wisata Nagari Maek.
Copyrights © 2026