Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada perubahan peran guru dari penyampai informasi menjadi fasilitator dan inovator pembelajaran, yang juga diiringi dengan munculnya berbagai tantangan etika dalam pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran guru di era digital, mengidentifikasi tantangan etika dalam penggunaan teknologi pendidikan, serta merumuskan strategi penguatan peran guru. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis terhadap artikel jurnal ilmiah, buku referensi, dan prosiding yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru mengalami pergeseran menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan integrasi teknologi berbasis konsep TPACK. Selain itu, ditemukan berbagai tantangan etika seperti pelanggaran privasi, penurunan integritas akademik, bias algoritma, dan ketergantungan teknologi. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan strategi penguatan berupa peningkatan kompetensi dan literasi digital, penerapan model pembelajaran inovatif, serta dukungan kebijakan dan infrastruktur pendidikan. Kesimpulannya, penguatan peran guru menjadi kunci dalam menghadapi era digital agar mampu menciptakan pembelajaran yang efektif, beretika, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Copyrights © 2026