Perkembangan sosial dan ekonomi mendorong perubahan peran dalam keluarga, khususnya pada ibu rumah tangga yang kini tidak hanya menjalankan peran domestik, tetapi juga Terlibat dalam kehidupan publik. Berdasarkan gagasan KH. M. Hasyim Asy'ari, penelitian ini berupaya mengkaji berbagai peran ganda yang dimainkan oleh ibu rumah tangga dan konsekuensinya terhadap persatuan keluarga dari sudut pandang hukum Islam. Studi ini menggunakan desain penelitian lapangan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dengan menggunakan metodologi kualitatif. Wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Buku Ḍaw' al-Miṣbāḥ fī Bayān Aḥkām al-Nikāḥ dikonsultasikan untuk analisis deskriptif dan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan keluarga dan pertimbangan ekonomi merupakan pendorong utama peran ganda ibu rumah tangga. Peran tersebut tidak bertentangan dengan hukum Islam selama dijalankan secara seimbang, tidak mengabaikan kewajiban utama, serta didukung kerja sama antara suami dan istri. Dengan demikian, peran ganda dapat menjadi faktor pendukung keharmonisan keluarga apabila dijalankan secara proporsional
Copyrights © 2026