Latar Belakang: Supraventrikular takikardi (SVT) adalah kegawatdaruratan kardiovaskular yang butuh penanganan cepat untuk mencegah terjadinya ketidakstabilan hemodinamik. Modifikasi Valsalva Manuver (MVM) direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis lini pertama pada pasien SVT stabil karena memiliki tingkat keberhasilan kardioversi yang lebih tinggi dibandingkan manuver vagal lainnya. Namun, bukti terkait pengaruh MVM terhadap perubahan tekanan darah masih terbatas. Metode:Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan penelusuran artikel pada database Scopus, PubMed, dan Semantic Scholar. Artikel penelitian berbahasa Indonesia dan Inggris yang dipublikasikan pada tahun 2019–2025 dan membahas MVM pada pasien SVT dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara naratif. Hasil:Hasil telaah menunjukkan bahwa MVM lebih efektif dibandingkan standar Valsalva manuver, teknik vagal lainnya, maupun perawatan konvensional, dengan tingkat keberhasilan kardioversi berkisar antara 25%–67,5%. Kombinasi MVM dengan adenosin menunjukkan peningkatan keberhasilan kardioversi. Perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik ditemukan setelah intervensi MVM, namun umumnya tidak signifikan secara statistik dan bersifat sementara. Kesimpulan:Modifikasi Valsalva Manuver efektif dan aman sebagai terapi nonfarmakologis lini pertama pada pasien SVT stabil, dengan pengaruh minimal terhadap perubahan tekanan darah.
Copyrights © 2026