Waktu tunggu pelayanan merupakan indikator mutu pelayanan rumah sakit yang sering dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia dibandingkan dengan jumlah pasien yang dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber daya manusia terhadap waktu tunggu pelayanan pasien di rumah sakit melalui scoping review. Studi scoping review dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA-ScR dengan kerangka PCC yang meliputi population yaitu pasien yang menerima pelayanan di rumah sakit, concept yaitu faktor sumber daya manusia seperti jumlah tenaga kesehatan, rasio tenaga kesehatan terhadap pasien, dan ketersediaan staf, serta context yaitu pelayanan rumah sakit. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, melaporkan bahwa keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, rasio tenaga kesehatan terhadap pasien yang tidak seimbang, serta distribusi staf yang tidak merata berkontribusi terhadap meningkatnya waktu tunggu pelayanan di berbagai unit rumah sakit seperti instalasi gawat darurat, rawat jalan, dan instalasi farmasi. Selain itu, tingginya jumlah pasien, proses administrasi, ketersediaan obat, waktu pemeriksaan penunjang, serta kompleksitas alur pelayanan juga mempengaruhi lamanya waktu tunggu pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang optimal penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan mengurangi waktu tunggu pasien di rumah sakit.
Copyrights © 2026