Pendahuluan: Secara global, data WHO tahun 2022 menunjukkan bahwa kanker payudara merupakan tantangan kesehatan yang serius dengan 2,3 juta kasus baru dan 685.000 kematian. Di Indonesia, angka ini juga sangat mengkhawatirkan dengan catatan 68.858 kasus baru atau sekitar 16,6% dari total seluruh jenis kanker di tanah air. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh intervensi promosi kesehatan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara terhadap pengetahuan sikap dan perilaku pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Matsum Kota Medan. Hasil: Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan rerata yang nyata antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam hal tingkat pengetahuan, sikap, serta perilaku terkait metode SADARI. Secara spesifik, intervensi promosi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman responden, membentuk cara pandang yang lebih positif, dan mendorong perubahan perilaku konkret dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara mandiri setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Penelitian di wilayah kerja Puskesmas Matsum Kota Medan menyimpulkan bahwa pemberian promosi kesehatan memberikan dampak yang signifikan terhadap upaya deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur.
Copyrights © 2026