Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) di kalangan remaja merupakan permasalahan serius yang dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. SMP Negeri 20 Palu merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah zona biru (siaga) dengan indeks (2,35) terkait pengguna NAPZA. Sehingga, diperlukan kajian mengenai hubungan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA di SMP Negeri 20 Palu. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 20 Palu yang berjumlah 313, sampel penelitian berjumlah 157 siswa yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling). Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan remaja terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA (p = 0,000 < a=0,05). Selain itu, sikap remaja juga memiliki hubungan dengan pencegahan penyalahgunaan NAPZA (p = 0,004 < a=0,05). Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA di SMP Negeri 20 Palu. Saran: Meningkatkan edukasi atau penyuluhan tentang NAPZA melalui seminar di lingkungan sekolah dengan mengkolaborasi dengan puskesmas setempat.
Copyrights © 2026