Penyakit kanker menimbulkan permasalahan sosial maupun spiritual, karena kanker dipersepsikan masyarakat sebagai penyakit yang sulit disembuhkan. Tujuan penelitian mengeksplorasi masalah sosial dan spiritual pasien kanker yang menjalani pengobatan kanker berdasarkan kategori usia. Desain penelitian analitik deskriptif pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien kanker di Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur Surabaya. Sampel 40 responden diambil secara purposive sampling. Instrumen meliputi Unsupportive Social Interaction Scale (USIS) dan Spiritual Distress Scale (SDS). Data diuji melalui statistik korelasi rank spearman dan deskriptif proporsi prosentase. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden mengalami masalah sosial ringan yaitu usia dewasa (49.2%), pra lansia (57.9%) dan lansia (71.4%). Masalah sosial pada ketiga kategori usia ini adalah ketidakmampuan pasien melakukan kunjungan ke rumah teman/ saudara sejak terdiagnosa kanker. Eksplorasi terhadap masalah spiritual didapatkan semua kategori usia mengalami masalah spiritual ringan yaitu usia dewasa (42.9%), pra lansia (42.1%) dan lansia (50%). Masalah spiritual utama yang selalu muncul adalah sejak awal sakit memikirkan hal yang akan terjadi setelah kematian. Hasil uji statistik pada variabel usia dan masalah sosial p = 0.104, dan masalah spiritual p = 0.036. Masalah sosial pada berbagai usia hampir sama dan tidak menunjukkan korelasi bermakna, sedangkan pada masalah spiritual, usia berkorelasi signifikan, semakin bertambahnya usia semakin kompleks permasalahan yang dihadapi.
Copyrights © 2026