Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia Salah satufaktor risiko utama stroke adalah hipertensi. Peningkatan kasus hipertensi menunjukkan tingginya risikoterjadinya komplikasi serius seperti stroke, kurangnya pengetahuan mengenai tanda dan gejala awal strokedapat menyebabkan keterlambatan penanganan oleh karna itu deteksi dini stroke sangat penting untukdilakukan salah satunya melalui metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) yang sederhana dan mudahdipahami. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi deteksi dini stroke dengan metodeFAST terhadap pengetahuan penderita hipertensi grade 1 di wilayah kerja Puskesmas Merdeka Palembang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Eksperimen menggunakanrancangan one group pretest–posttest. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi grade 1 di wilayahkerja puskesmas merdeka palembang. Jumlah sampel 37 responden yang dipilih menggunakan totalsampling. Penelitian di lakukan pada tanggal 18 Desember 2025. Data dikumpulkan melalui kuesionerpretest–posttest serta analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanyapeningkatan median skor pengetahuan dari 42,85 menjadi 85,71 dengan p-value 0,000. Kesimpulan, bahwaterdapat pengaruh edukasi deteksi dini stroke menggunakan metode FAST terhadap pengetahuan penderitahipertensi grade 1. Saran pada penelitian ini perlunya menambahkan variabel lain, serta melakukanpengukuran ulang untuk menilai keberlanjutan peningkatan pengetahuan setelah edukasi.
Copyrights © 2026