Edukasi menggunakan booklet efektif memudahkan keluarga memahami proses terjadinya halusinasi hingga cara penanganannya secara mandiri di rumah. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan edukasi kesehatan jiwa berbasis booklet dalam meningkatkan pengetahuan keluarga serta mendukung perawatan pasien dengan halusinasi pendengaran di wilayah kerja Puskesmas Waipare. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien dengan halusinasi pendengaran beserta keluarga sebagai caregiver utama, dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan selama tiga kali kunjungan dengan pemberian edukasi menggunakan booklet yang memuat pengertian halusinasi, tanda dan gejala, jenis halusinasi, cara merawat, prinsip 6 benar pemberian obat, serta modifikasi lingkungan. Hasil menunjukkan keluarga mengalami peningkatan pemahaman dan keterlibatan dalam mendampingi pasien, termasuk kepatuhan minum obat, sedangkan kemampuan klien dalam memahami edukasi masih terbatas. Edukasi berbasis booklet efektif mendukung perawatan dan pengendalian halusinasi, serta menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perawat, klien, dan keluarga. Disarankan tenaga kesehatan untuk rutin memberikan edukasi keluarga dan memanfaatkan media edukasi visual yang dapat dipelajari berulang kali agar perawatan di rumah lebih optimal dan risiko kekambuhan dapat diminimalkan.Kata Kunci: Booklet, Edukasi Kesehatan Jiwa, Halusinasi Pendengaran, Pengetahuan Keluarga
Copyrights © 2026