Kualitas audit memiliki peranan penting dalam menjaga keandalan laporan keuangan serta kepercayaan publik terhadap profesi auditor. Namun, masih ditemukannya kasus kegagalan audit menunjukkan bahwa kualitas audit belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini diarahkan untuk menguji seberapa besar dampak profesionalisme, biaya audit, independensi, serta kompetensi terhadap mutu hasil audit. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada para auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP) wilayah Medan. Dengan teknik purposive sampling, sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa secara parsial, profesionalisme dan independensi tidak berdampak nyata pada kualitas audit, sedangkan fee audit dan kompetensi justru memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan, keempat variabel tersebut terbukti memengaruhi kualitas audit secara kolektif, sehingga kompetensi dan besaran biaya audit dianggap sebagai faktor krusial bagi peningkatan mutu audit.
Copyrights © 2026