Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Pelayanan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) Tanah di Kantor Kampung Buatan I serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi penghambat dalam proses pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SKGR di Kantor Kampung Buatan I secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan, seperti belum tersedianya aturan tertulis terkait biaya dan waktu penyelesaian, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya kedisiplinan Perangkat Kampung. Kondisi ini menyebabkan pelayanan kepada masyarakat belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penyusunan ketentuan tertulis serta peningkatan sarana dan prasarana guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Copyrights © 2026