Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahasa adat Ma’u Pogo dalam tradisi lisan masyarakat lokal melalui perspektif etnolinguistik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen yang relevan dengan bahasa adat, tradisi lisan, dan etnolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa adat Ma’u Pogo memiliki fungsi penting sebagai media komunikasi budaya, pelestarian identitas sosial, serta pewarisan nilai-nilai adat masyarakat lokal. Penggunaan bahasa adat dalam tradisi lisan seperti petuah adat, ritual budaya, dan ungkapan tradisional mengandung makna simbolik yang mencerminkan pandangan hidup, norma sosial, dan nilai kebersamaan masyarakat. Tradisi lisan juga berperan sebagai sarana pewarisan budaya dari generasi tua kepada generasi muda. Namun, perkembangan globalisasi dan dominasi bahasa nasional menyebabkan penggunaan bahasa adat Ma’u Pogo mulai mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, dan penguatan penggunaan bahasa adat dalam kehidupan sosial masyarakat agar keberadaan bahasa adat Ma’u Pogo tetap terjaga.
Copyrights © 2026