Background: Hypertension is a major non-communicable disease and a significant global health problem due to its potential to cause serious complications such as heart disease, stroke, and kidney failure. The increasing prevalence of hypertension is influenced by various demographic, genetic, and behavioral risk factors. Purpose: To analyze the determinants of risk factors associated with the incidence of hypertension among patients. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The population consisted of patients who visited the Internal Medicine Clinic at Royal Prima Hospital Medan. A total of 153 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires, interviews, and direct blood pressure measurements using a sphygmomanometer and stethoscope. Data were analyzed using univariate analysis, Chi-square test for bivariate analysis, and binary logistic regression for multivariate analysis. Results: Age (p=0.002), family history of hypertension (p=0.001), and a high-fat diet (p=0.005) were significantly associated with the incidence of hypertension. Meanwhile, gender (p=0.180) and smoking habits (p=0.090) did not show a statistically significant association. Multivariate analysis showed that age was the dominant factor associated with hypertension (OR=4.13; 95% CI: 1.61–10.59). Conclusion: Age, family history, and a high-fat diet are important determinants of hypertension. Keywords: Age; Diet; Family History; Hypertension; Risk Factors. Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama dan masalah kesehatan global yang signifikan karena berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Meningkatnya prevalensi hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko demografis, genetik, dan perilaku. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor penentu risiko yang terkait dengan kejadian hipertensi pada pasien Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri dari pasien yang berkunjung ke Poliklinik Penyakit Dalam di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Sebanyak 153 responden dipilih menggunakan teknik sampling purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara, dan pengukuran tekanan darah langsung menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, uji Chi-square untuk analisis bivariat, dan regresi logistik biner untuk analisis multivariat. Hasil: Menunjukkan bahwa usia (p=0,002), riwayat keluarga hipertensi (p=0,001), dan pola makan tinggi lemak (p=0,005) secara signifikan terkait dengan insidensi hipertensi. Sementara itu, jenis kelamin (p=0,180) dan kebiasaan merokok (p=0,090) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia merupakan faktor dominan yang terkait dengan hipertensi (OR=4,13; 95% CI: 1,61–10,59). Simpulan: Usia, riwayat keluarga, dan pola makan tinggi lemak merupakan penentu penting terjadinya hipertensi. Kata Kunci: Faktor Risiko; Hipertensi; Pola Makan; Riwayat Keluarga; Usia.
Copyrights © 2026