Kreativitas siswa penting dideteksi sejak dini dan ditumbuh kembangkan di dalam diri siswa melalui proses belajar mengajar di dalam kelas. Alat deteksinya berupa instrumen asesmen kreativitas. Guru yang akan melakukan penilaian kreativitas siswanya setelah dilakukan pembelajaran, sehingga perlu dilatih untuk membuat, mendesain asesmen kreativitas dengan indikator: fluency, flexibility, originality, elaboration. Masalahnya masih kurangnya asesmen kreativitas yang relevan dengan keperluan guru dalam proses pembelajaran menjadi masalah yang perlu dicarikan solusi. Menumbuhkan pribadi kreatif, proses kreatif, lingkungan kreatif untuk menghasilkan produk kreatif penting dibiasakan dalam pembelajaran yang berkualitas dalam pembangunan yang berkelanjutan (SDGs: quality education). Target peserta kegiatan adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPA di Kabupaten Trenggalek. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKM ini adalah dengan melatihkan keterampilan guru dalam menyusun asesmen kreativitas yang akan digunakan dalam pembelajaran inovatif yang digunakan di kelas masing-masing. Tahap pelaksanaan PKM adalah diskusi analisa kebutuhan yang melibatkan tim PKM dan guru-guru MGMP IPA, menyusun program pelatihan, melaksanakan pelatihan pembuatan asesmen kreativitas IPA. Untuk isi asesmen maka digunakan peristiwa disajikan secara konstektual melalui fenomena yang terjadi serta mencari informasi dari berbagai sumber dengan topik IPA. Hasil pelatihan guru memberikan respon positif, antusias dalam pelatihan, bermanfaat meningkatkan kemampuan dalam pembuatan asesmen kreativitas.
Copyrights © 2026