Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan epistemologis siswa dalam pembelajaran sains di SD Candipari, Sidoarjo. Perkembangan epistemologis mengacu pada bagaimana siswa memahami, membangun, dan memvalidasi pengetahuan selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan siswa kelas atas dan guru sains sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan epistemologis siswa masih dalam tahap perkembangan. Sebagian besar siswa masih memandang pengetahuan sains sebagai sesuatu yang tetap dan diperoleh dari guru atau buku teks. Proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah mengakibatkan keterlibatan siswa yang terbatas dalam membangun pengetahuan. Namun, dalam pembelajaran berbasis eksperimen dan inkuiri, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan dalam mengamati, mengajukan pertanyaan, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan ilmiah siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perkembangan epistemologis siswa dipengaruhi oleh metode pembelajaran, peran guru, dan pengalaman belajar. Pembelajaran sains yang aktif, kontekstual, dan berbasis penyelidikan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah siswa.
Copyrights © 2026