Penelitian kerja praktek ini dilakukan di PT. Rimba Kencana Abadi, sebuah perusahaan manufaktur kayu yang memproduksi veneer, triplek, dan produk sawmill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi pada beberapa stasiun kerja menggunakan metode Quick Exposure Checklist (QEC). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada pekerja pada 12 stasiun kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar stasiun kerja memiliki tingkat risiko ergonomi sedang hingga tinggi, dengan nilai exposure level di atas 50% dan bahkan mencapai lebih dari 90% pada beberapa area kerja seperti stasiun penurunan kayu dan pemotongan kayu. Keluhan yang paling umum dirasakan pekerja adalah nyeri punggung, nyeri leher, dan ketidaknyamanan pada pergelangan tangan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan ergonomi seperti redesain stasiun kerja, penyediaan alat bantu angkat, serta pelatihan postur kerja yang benar untuk mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas kerja
Copyrights © 2026