Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tata kelola data pada Posyandu Balita di Kelurahan Purwokerto Wetan yang masih menggunakan sistem pencatatan manual pada buku register. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi menjadi tidak efisien, rentan terhadap kesalahan input data tumbuh kembang balita, serta menghambat kecepatan penyusunan laporan bulanan. Untuk mengatasi permasalahan mitra, diusulkan program digitalisasi administrasi melalui pelatihan teknis dan implementasi perangkat lunak pengolah angka. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital dan kemandirian kader dalam mengelola data kesehatan balita secara akurat. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research yang melibatkan empat puluh kader melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan templat administrasi digital, pelatihan intensif, serta pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi teknis peserta dengan rata-rata pemahaman meningkat dari empat puluh enam persen menjadi sembilan puluh satu persen. Kesimpulannya, implementasi sistem administrasi digital ini terbukti efektif mempercepat waktu pelaporan dan meminimalisasi kesalahan manajemen data kesehatan. Keberhasilan program ini memberikan dampak positif bagi penguatan sistem informasi kesehatan di tingkat kelurahan secara berkelanjutan
Copyrights © 2026