Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mojoroto dilatarbelakangi oleh permasalahan warga yang berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat faktor lingkungan dan kurangnya pemeriksaan kesehatan telinga secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pemeriksaan pendengaran telinga menggunakan alat garpu tala sebagai metode sederhana namun efektif untuk mendeteksi adanya gangguan pada hantaran suara. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan screening gangguan pendengaran pada masyarakat yang berisiko terpapar kebisingan, meningkatkan kesadaran kesehatan telinga, serta memberikan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta dengan hasil abnormal. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan langsung pada warga dengan tes Rinne dan interpretasi hasil pemeriksaan. Dari 35 peserta, sebagian besar menunjukkan adanya tanda gangguan pendengaran konduktif baik ringan maupun nyata, sedangkan sebagian lainnya dalam kondisi normal. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan sederhana dapat membantu menemukan masalah kesehatan telinga yang mungkin tidak disadari masyarakat, sehingga dapat segera diberikan penanganan lebih lanjut. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan deteksi dini gangguan pendengaran, memberikan edukasi kesehatan telinga, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pendengaran.
Copyrights © 2026