Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan membaca permulaan pada siswa yang ditandai dengan masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, mengeja, dan memahami bacaan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran mini-book berbasis fabel terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN Kertasari 1 tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca permulaan setelah penerapan media mini-book berbasis fabel. Nilai rata-rata pretest siswa sebesar 52,05 meningkat menjadi 72,73 pada posttest. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan dari penggunaan media mini-book berbasis fabel terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran membaca yang lebih efektif di tingkat Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026