Ketersediaan energi listrik di wilayah perdesaan masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena terbatasnya jangkauan jaringan listrik konvensional. Permasalahan tersebut menyebabkan kebutuhan akan sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta mengevaluasi sistem pembangkit listrik hybrid yang memanfaatkan kombinasi energi surya dan energi angin guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di daerah perdesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi analisis konsumsi energi listrik harian, pengkajian potensi energi surya dan angin, serta perancangan komponen utama sistem seperti panel surya, turbin angin, baterai, dan inverter. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total kebutuhan energi listrik mencapai 239,86 kWh per hari dan meningkat menjadi 311,82 kWh per hari setelah memperhitungkan rugi-rugi daya pada sistem. Sistem panel surya yang dirancang memiliki kapasitas sebesar 73,89 kW dengan penggunaan 150 unit modul surya, sedangkan sistem turbin angin terdiri dari 30 unit turbin dengan kapasitas masing-masing sebesar 100 Watt. Selain itu, sistem penyimpanan energi menggunakan 192 unit baterai berkapasitas 12 V 200 Ah serta inverter dengan kapasitas minimum sebesar 15 kVA. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, sistem pembangkit listrik hybrid yang dirancang mampu menyediakan suplai energi listrik secara optimal dan memiliki potensi yang baik untuk diterapkan pada wilayah perdesaan. Penggabungan energi surya dan angin juga dinilai dapat meningkatkan stabilitas sistem serta mendukung pemanfaatan energi terbarukan secara berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026