Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Problem Based Learning (PBL) dan Wordwall dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman siswa, disiplin belajar, dan kebugaran jasmani siswa SDN 69 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif karena fokus kajian diarahkan pada proses pembelajaran, respons siswa, situasi kelas, kegiatan jasmani, serta pengalaman lapangan, bukan pada pengukuran statistik. Konteks kegiatan melibatkan siswa sekolah dasar, guru, mahasiswa PLP Universitas PGRI Palembang, dan warga sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, dokumentasi foto, wawancara sederhana, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL membantu siswa memahami masalah kontekstual, berdiskusi, mencoba kegiatan, dan menyampaikan hasil belajar dengan lebih aktif. Wordwall membantu pembelajaran menjadi lebih menarik karena latihan soal disajikan melalui tampilan digital berbasis permainan, terutama pada pembelajaran IPAS dan materi yang memerlukan penguatan konsep. Pada pembelajaran PJOK, kegiatan berbasis PBL dalam lari jarak pendek, senam lantai, dan bola voli passing bawah membantu siswa lebih aktif bergerak, berani mencoba, serta mengikuti instruksi secara terarah. Manajemen waktu, pembiasaan kelas, dan aturan kegiatan juga membantu membentuk disiplin belajar siswa. Dengan demikian, PBL dan Wordwall dapat mendukung pembelajaran sekolah dasar yang aktif, menarik, dan bermakna apabila disesuaikan dengan karakter siswa, kondisi kelas, fasilitas sekolah, dan tujuan pembelajaran.
Copyrights © 2026