Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai suatu upaya sistematis dan berkelanjutan yang dilakukan untuk menanamkan, mengembangkan, dan memperkuat nilai-nilai etika, moral, dan kepribadian pada peserta didik, agar peserta didik mampu memahami, merasakan, dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Sejarah memiliki peran dasar untuk mengontrol dan mengarahkan pendidikan karakter. karena sejarah adalah cermin kolektif dari nilai-nilai, perjuangan, dan kegagalan sebuah peradaban. Melalui sejarah, generasi muda dapat menyaksikan konsekuensi dari tindakan karakter yang baik seperti kepahlawanan, kejujuran, dan kegigihan, serta dampak buruk dari karakter negatif, seperti pengkhianatan atau keegoisan. Jenis metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode studi pustaka. studi pustaka adalah pengumpulan data dari sumber literatur seperti buku, jurnal, artikel, skripsi, dan dokumen tertulis lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Salah satu cara mengimplementasikan fungsi Candi Tinggi untuk pendidikan karakter yaitu dengan melalui Metode Studi Lapangan ke situs Candi Tinggi Jambi. Kegiatan kunjungan bukan hanya sebatas melihat melainkan harus mencakup penugasan observasi aktif yang menekankan nilai Tanggung Jawab terhadap Warisan Bangsa.
Copyrights © 2026