Stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan neurologis yang membutuhkan penanganan cepat karena keterlambatan deteksi dapat meningkatkan risiko kecacatan dan kematian. Rendahnya kesiapsiagaan keluarga pasien dalam mengenali gejala awal stroke menjadi salah satu penyebab keterlambatan pengambilan keputusan untuk memperoleh pertolongan medis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan keluarga pasien stroke melalui aplikasi SIGAP berbasis metode FAST (Face drooping, Arm weakness, Speech difficulties, Time to call emergency) di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, pelatihan deteksi dini stroke menggunakan metode FAST, simulasi kegawatdaruratan, pendampingan penggunaan aplikasi SIGAP, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program ini ditujukan kepada keluarga pasien stroke sebagai pengambil keputusan utama dalam kondisi kegawatdaruratan. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman keluarga mengenai tanda dan gejala stroke, konsep time is brain, kemampuan melakukan deteksi dini, serta kesiapan mengambil keputusan cepat untuk mencari pertolongan medis. Pemanfaatan aplikasi SIGAP berbasis FAST menjadi media edukasi digital yang mendukung peningkatan literasi kesehatan keluarga secara berkelanjutan sehingga berpotensi menurunkan keterlambatan penanganan stroke.
Copyrights © 2026