UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, khususnya di Kabupaten Sampang, Madura. Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Sampang berperan mendukung sektor ini melalui program KUR Syariah, yang bertujuan memberikan akses pembiayaan tanpa riba dengan syarat fleksibel. Penelitian ini bertujuan menganalisis produk, mekanisme, dampak, tantangan, dan upaya penyelesaian pelaksanaan KUR Syariah di BSI KCP Sampang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan analisis informasi sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUR Syariah BSI dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan plafon, menggunakan akad murabahah dan ijarah. Program ini memberikan manfaat berupa peningkatan akses pembiayaan, pertumbuhan usaha, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan ekonomi berbasis syariah. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, hambatan administratif, dan kompetisi dengan lembaga pembiayaan lain. Upaya penyelesaian yang dilakukan adalah sosialisasi, simplifikasi proses, dan pendampingan UMKM. Simpulan penelitian menyatakan bahwa KUR Syariah BSI KCP Sampang memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi lokal dengan peluang pengembangan yang besar seiring potensi sektor usaha di daerah tersebut.
Copyrights © 2026