Ketidakpastian ekonomi global meningkatkan risiko depresiasi aset, sehingga strategi lindung nilai (hedging) melalui instrumen aman seperti emas menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran strategis aplikasi digital “Tring by Pegadaian” dan kualitas pelayanan prima karyawan di Pegadaian Syariah Pamekasan dalam memfasilitasi investasi Tabungan Emas dan Cicil Emas. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam selama periode magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital berhasil meningkatkan efisiensi transaksi dan transparansi harga secara real-time. Namun, efektivitas adopsi teknologi tersebut sangat bergantung pada pendampingan edukatif oleh staf karyawan untuk mengatasi kesenjangan digital nasabah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara keunggulan sistem digital dan sentuhan pelayanan personal menciptakan ekosistem investasi yang akuntabel dan transparan bagi masyarakat (nasabah).
Copyrights © 2026