Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
Vol 9 No 1 (2026): SASANDO APRIL 2026

TANTANGAN DAN SOLUSI PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN SMKN 1 TEGAL

Safitri, Niken (Unknown)
Leli Triana (Unknown)
Salsa Nadya Nazia (Unknown)
Putri Maharani (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 May 2026

Abstract

TANTANGAN DAN SOLUSI PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN SMKN 1 TEGAL Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi yang sebagai pengembangan budaya literasi digital di SMK Negeri 1 Tegal dengan menggunakan QR Code sebagai sarana pengembangan literasi. Penelitian ini didasari oleh rendahnya minat baca siswa SMK Negeri 1 Tegal, siswa yang mengunjungi perpustakaan lebih memilih untuk tidur dan bermain komputer dibandingkan membaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dengan siswa sebagai sumber datanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada jumlah siswa yang membaca, yang awalnya hanya 20% pada bulan Maret, 40% pada bulan April, hingga menjadi 55% pada bulan Mei 2025. penerapan literasi digital melalui pemanfaatan QR code menjadi langkah inovatif yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik generasi digital saat ini, QR code yang berisi tautan ke berbagai bacaan menarik dalam format digital, siswa dapat mengakses informasi secara cepat, praktis, dan fleksibel. Hal ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan budaya literasi yang menarik, praktis, dan berkelanjutan di lingkungan perpustakaan sekolah. Kata kunci: Keterampilan Berbahasa, Perpustakaan, Literasi Digital CHALLENGES AND SOLUTIONS FOR DEVELOPING A DIGITAL LITERACY CULTURE IN THE SMKN 1 TEGAL LIBRARY Abstract This research aims to identify the challenges and solutions for developing a digital literacy culture at SMK Negeri 1 Tegal by using QR Codes as a means of literacy development. This research is based on the low reading interest of students at SMK Negeri 1 Tegal, where students who visit the library prefer to sleep and play on the computer rather than read. This research uses a qualitative descriptive method with a case study approach. The data collection technique in the research used observation with students as the data source. The research results show an increase in the number of students reading, which initially was only 20% in March, 40% in April, and reached 55% in May 2025. The implementation of digital literacy through the use of QR codes has become an innovative step that is relevant to the needs and characteristics of the current digital generation. QR codes containing links to various interesting readings in digital format allow students to access information quickly, practically, and flexibly. This proves that the integration of technology can be an effective solution in creating an engaging, practical, and sustainable literacy culture in the school library environment. Keywords: Language Skills, Library, Digital Literacy

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sasando

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal kemudian dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Pancasakti Tegal. Jurnal ini memuat ragam artikel ilmiah yang ...