Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Toxic Leadership dan Pay Equity terhadap Counterproductive Work Behavior dengan Organizational Cynicism sebagai variabel mediasi pada karyawan Instansi Pemerintah X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 respoden dengan responden karyawan Instansi Pemerintah X dengan metode yang digunakan adalah non probablity sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah melalui AMOS versi 21 serta uji mediasi menggunakan Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pay Equity berpengaruh positif terhadap Organizational Cynicism dan Counterproductive Work Behavior, sementara Toxic Leadership berpengaruh positif terhadap Counterproductive Work Behavior, namun tidak berpengaruh terhadap Organizational Cynicism. Selain itu, Organizational Cynicism terbukti memediasi pengaruh Pay Equity terhadap Counterproductive Work Behavior, namun tidak memediasi pengaruh Toxic Leadership terhadap Counterproductive Work Behavior. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketidakpuasan terhadap Pay Equity lebih efektif membentuk Organizational Cynicism, sementara Toxic Leadership cenderung memicu Counterproductive Work Behavior secara langsung karena tekanan struktural dan tuntutan kepatuhan birokrasi. Implikasi dari penelitian ini memberikan masukan strategis bagi para struktural Instansi Pemerintah X untuk fokus pada Pay Equity guna mengurangi Organizational Cynicism, serta memastikan kepemimpinan yang mengayomi bawahan untuk menekan Counterproductive Work Behavior secara langsung.
Copyrights © 2026