Industri kreatif menuntut kualitas kerja tinggi dan kreativitas berkelanjutan, sehingga pekerja Generasi Z rentan mengalami dinamika antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance dengan Work-Related Stress sebagai variabel mediasi pada desainer grafis Generasi Z di wilayah JABODETABEK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 170 responden yang memiliki pengalaman kerja minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Conflict berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress, sedangkan Work-Life Enrichment berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress. Selanjutnya, Work-Related Stress berpengaruh dan signifikan terhadap Job Performance. Temuan juga menunjukkan bahwa Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Job Performance. Namun, Work-Related Stress terbukti memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan stres kerja menjadi faktor kunci dalam menjaga kinerja desainer grafis Generasi Z di industri kreatif.
Copyrights © 2026