Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan menganalisis kualitas audit terhdap risiko idiosinkratik pada sektor cyclical dan non-cyclical yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilatarbelakangin oleh pentingnya peran audit dalam menjaga kualitas informasi keuangan yang digunakan oleh investor di pasar modal. Risiko idiosinkratik merupakan risiko yang berasal dari karakteristik internal perusahaan dan tidak dapat dihilangkan melalui diversifikasi,serta erat kaitannya dengan asimetri informasi dan kualitas pelaporan keuangan. Berdasarkan teoiri keagenan, audit yang berkualitas berfungsi sebagai mekanisme pengendalian eksternal yang dapat meminimalkan konflik kepentingan antara manajemen dan pemilik perusahaan, sehingga berpotensi menurunkan risiko idiosinkratik. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan untuk periode 2024.Pemilihan periode penelitian dilakukan untuk mencerminkan kondisi perusahaan yang terkini setelah berbagai dinamika ekonomi dan pasar modal.Teknik pemilihan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga ada 113 perusahaan yang menjadi sampel penelitian. Analasis data yang digunakan untuk menguji hipoetsis adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan Eviews 12. Hasil analisis menunjukan bahwa kualitas audit memiliki pengaruh negatif terhadap risiko idiosinkratik, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas audit mampu menekan tingkat risiko spesifik pada sebuah perusahaan. Temuan ini menunjukan bahwa keberadaan audit yang berkualitas dapat meningkatkan kredibilitas pada pelaporan keuangan, mengurangi asimetri informasi, serta memperkuat kepercayaan investor.Dengan meningkatnya kepercayaan investor, perusahaan diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga saham yang lebih baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kuallitas audit memiliki peran penting dalam menurunkan risiko idiosinkratik dan menjadi faktor krusial dalam meningkatkan stabilitas pasar modal.
Copyrights © 2026