Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan slang bahasa Inggris dalam komunikasi Generasi Z di media sosial serta dampaknya terhadap interaksi sosial. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah meningkatnya penggunaan slang bahasa Inggris yang berpotensi menciptakan eksklusivitas sosial dan kesenjangan komunikasi antargenerasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 58 responden Generasi Z. Data yang didapatkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi intensitas penggunaan, tingkat pemahaman, serta pengaruh slang terhadap gaya komunikasi. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden sering menggunakan slang karena dianggap lebih santai, mengikuti tren, dan efisien. Penggunaan slang juga berfungsi sebagai identitas sosial, alat pengekspresian diri, dan memperkuat hubungan sesama Generasi Z. Namun, penggunaan slang bahasa Inggris yang tidak tepat juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap sesama penggunanya. Kesimpulannya adalah, slang bahasa Inggris memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap komunikasi Generasi Z, sehingga diperlukan keseimbangan antara penggunaannya dan aturan komunikasi yang sesuai dengan konteks sosial.
Copyrights © 2026